Fluktuasi Harga Lauk di Pedagang Sayur keliling di Cirebon
Halloo Readers Kata Hati Blog!!
Masih dalam rangka kuliah Online, jadi kali ini aku mau nunjukin nih fluktuasi harga akibat dampak dari Corona yang ada di Daerah Cirebon selama 10 hari belakangan ini. Simak dulu yuk!!
| No. | Hari/Tgl | Telur/kg | Ayam/kg | Cumi/kg | Udang/kg | Sapi/kg |
| 1. | Sabtu, 4 April 2020 | Rp23.000 | Rp34.000 | Rp40.000 | Rp75.000 | Rp140.000 |
| 2. | Minggu, 5 April 2020 | Rp23.000 | Rp34.000 | Rp40.000 | Rp75.000 | Rp140.000 |
| 3. | Senin, 6 April 2020 | Rp23.000 | Rp34.000 | Rp40.000 | Rp75.000 | Rp145.000 |
| 4. | Selasa, 7 April 2020 | Rp23.000 | Rp40.000 | Rp43.000 | Rp75.000 | Rp145.000 |
| 5. | Rabu, 8 April 2020 | Rp23.500 | Rp40.000 | Rp43.000 | Rp75.000 | Rp145.000 |
| 6. | Kamis, 9 April 2020 | Rp23.500 | Rp40.000 | Rp43.000 | Rp72.000 | Rp145.000 |
| 7. | Jumat, 10 April 2020 | Rp23.500 | Rp40.000 | Rp43.000 | Rp72.000 | Rp145.000 |
| 8. | Sabtu, 11 April 2020 | Rp24.500 | Rp40.000 | Rp45.000 | Rp72.000 | Rp143.000 |
| 9. | Minggu, 12 April 2020 | Rp24.500 | Rp40.000 | Rp45.000 | Rp72.000 | Rp143.000 |
| 10. | Senin, 13 April 2020 | Rp24.500 | Rp40.000 | Rp45.000 | Rp75.000 | Rp143.000 |
Seperti yang kita ketahui belakangan ini
bahwasannya corona sedang mewabah di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Meskipun
fluktuasi bahan pangan kini sedang dipengaruhi pula oleh adanya virus corona,
namun tidak hanya itu penyebabnya. Ada faktor-faktor lain yang juga menybabkan
terjadinya fluktuasi bahan pangan. Karena sejatinya sebelum adanya virus corona
ini harga bahan pangan juga termasuk fluktuatif. Data dari hasil pengamatan 10
hari sejak mewabahnya virus corona yang saya ambil di pedagang sayur di
satu komplek perumahan di daerah
Cirebon, menghasilkan data seperti berikut :
- Harga telur/ kg selama 10 hari terus mengalami kenaikan. Mulai tanggal 4-7 April yang harganya Rp23.000 pada tanggal 8-10 April naik sebesar Rp500 menjadi Rp23.500, lalu pada tanggal 11-13 April naik sebsar Rp1000 menjadi 24.500.
- Harga Ayam/kg pun mengalami kenaikan dari tanggal 4-6 April yang mulanya dengan harga Rp34000 naik pesat pada tanggal 7-13 April sebesar Rp6000 hingga menjadi Rp40.000/kg nya.
- Untuk harga Cumi juga mengalami kenaikan semula yang pada tanggal 4-6 April sebesar Rp40.000/kg nya pada tanggal 7-10 April naik lagi menjadi Rp43.000/kg, lalu pada tanggal 11-13 April naik lagi menjadi Rp45.000/kg.
- Sedangkan harga udang mengalami fluktuasi. Semula tanggal 4-8 April harganya Rp75.000 tanggal 8-12 April turun menjadi Rp72.000 lalu naik lagi pada tanggal 13 April menjadi Rp75.0000
- Untuk harga daging sapi pun mengalami fluktuasi. Awalnya pada tanggal 4-5 April sebesar Rp140.000 lalu naik pesat pada tanggal 6-10 April menjadi Rp145.000 dan turun lagi menjadi Rp143.000 pada 11-13 April.
Nah karena fluktuasi yang terjadi tidak terlalu parah, Masyarakat Cirebon sebagai konsumen tidak terlalu mengeluh akan terjadinya fluktuasi ini. Namun, pedangang-pedagang sempat mengeluhkan berkurangnya minat beli konsumen, meskipun pedagang sayur keliling pun sudah menghampiri komplek perumahan satu persatu. Pedagang sayur bilang bahwasannya mereka tidak bisa menaik turunkan harga seenaknya meskipun ada corona ini, dan konsumen belum tentu mau menerima perubahan tersebut meskipun harga diturunkan, dalam artian meskipun pedagang sayur keliling menjual murah dagangannya, belum tentu masyarakat sebagai konsumen sama banyaknya yang membeli seperti saat tidak terjadi corona. Karena pedagang sayur keliling pun mengklaim bahwasannya ibu-ibu rumah tangga pun ikut mewaspadai penyebaran virus corona dari pedangang sayur keliling.
Berikut gambaran dari perubahan atau fluktuasi bahan pangan yang terjadi melalui grafik:
Berikut gambaran dari perubahan atau fluktuasi bahan pangan yang terjadi melalui grafik:

Komentar
Posting Komentar