Postingan

Jelmaku di Akhir Waktu

Ada kata ragu dalam hatiku saat pertamakali aku mengenalmu. Sebab kenyataannya dari awal aku memang tak ingin membukakan hati untuk siapa pun itu. Aku ingin tenggelam, jauh kedalam diriku sendiri, mengenal siapa aku, dan bagaimana kehidupanku. Namun kau sudah terlanjur menerobos masuk ke dalam hatiku saat itu. Menyeruakkan segala isi hatiku. Membacanya satu persatu. Mencoba mengerti apapun yang aku simpan rapih di situ. Kau lihat bahagia ku, kau lihat sedih ku, kau lihat cinta, kau lihat luka. Hingga sampai saat ini, "Kita sudah sama-sama memulai Kita sudah sama-sama melangkah Kita sudah sama-sama terjatuh Dan kita sudah melakukan semuanya bersama-sama Kelak suatu saat ketika kita harus saling meninggalkan Percayalah itu adalah salah satu misi kebersamaan kita Saat kita harus sama-sama menjauh Bahkan saat kita harus sama-sama melupakan." Dan sekarang... "Aku lah sang penanti waktu, yang memikirkan mu dalam penantianku. Aku lah sang penanti malam, yang terdud...

Derita Untukmu

     Aku tau bagaimana lelahnya menunggu. Aku tau beratnya rasa rindu. Dan aku tau betapa pahitnya semua itu. Tapi maaf, aku tetap saja harus membuatmu begitu.      Malam sendu mulai gerimis, ketika hati ini semakin terasa teriris. Walaupun seharusnya kamu yang menangis sebab aku yang selalu membuatmu tertepis.      Kamu tau? Ini aku yang berkata "Aku sayang padamu" . Tapi bahkan aku tak sanggup tuk memperjuangkanmu. Waktu kini tak dapat mendukungku dan malah semakin membuat jarak antara aku dan kamu.      Bahkan sebab aku, aku juga merasa cemburu. Aku lupa bagaimana rasamu kepadaku. Aku takut kamu tak lagi mencintaiku. Padahal, sampai saat ini aku tau kamu masih mempertahankan aku.      Kamu cinta, yang selalu ku buat terluka. Yang tak ada habisnya ku buat kecewa. Yang semakin sakit ku buat hatimu menderita, ketika semakin dalam rasa ingin saling bersama.      Te...

Dia

     Dulu, aku tak pernah terpikir untuk dapat jatuh hati sedalam ini pada sosok lelaki. Maksudku, aku tak menyangka kini aku dapat begitu tergila-gila olehnya. Bahkan bermimpi di milikinya aku tau jawabannya pasti "Aku Tak Mampu" . Tapi nyatanya, kini?      Aku berada dalam dekapan rindu yang selalu bergejolak kala hati tak dapat menemukannya bahkan walau hanya beberapa menit pun. Aku berada dalam kekesalan yang hebat ketika lagi-lagi aku tak dapat mengerti dirinya. Aku berada dalam jurang yang begitu dalam kala aku tau dia berusaha tegar di hadapanku walau kembali kutoreh luka di hatinya.      Terkadang aku selalu ingin menjadi selayaknya dia. Si pelukis senyum di bibirku, si perusak menitku, si penenang hatiku, si pencuri kekhawatiranku, si pengalih duniaku, dia, si pemeran utama dalam hidupku.      Tapi, sepertinya aku terlalu bodoh dan tak pantas untuk berada di sisinya. Karena seharusnya sejauh ini ...

Semua tentang Kamu

Menyadari setiap detik yang berlalu tanpamu, aku pilu. Kembali teringat tentang kisah kita dahulu, Yang akhirnya ku lepaskan demi masa depanku. Sungguh, sebenarnya tak sanggup untukku beranjak pergi dari setiap canda guraumu. Meninggalkan segala suka dan duka kita yang telah berlalu. Menjadikannya hanya sebagai untaian nada di lubuk hati yang membisu. Namun kini, aku hanya bisa menatapmu dari jauh. Menguatkan sendiri hatiku yang kembali terasa rapuh. Bersama senyummu yang membuat hatiku terluka. Tanpa ada diriku dan kamu masih terlihat gembira. Bukan. Bukan berarti aku tak suka melihatmu bahagia. Tapi... Semua hanya karna bukan aku yang berhasil membuatmu tertawa. Hingga aku tak bisa berhenti tuk berharap, "Suatu saat ketika waktunya telah tiba, Aku dan kamu akan kembali bersama, Dengan hati yang telah memahami cinta, Dan bagaimana seharusnya saling menjaga." Aruyasalsa

Kamu dan Rinduku

Ada rindu yang menyeruak dalam kalbu ketika aku dan kamu tak lagi bersatu Ingin rasanya aku menuangkan segala peluh dalam pelukmu, tapi kamu tak lagi di sisiku Aku. Aku yang dulu begitu lemah pada kata "Cemburu", lebih cepat goyah dalam mempertahankanmu Aku lupakan segala canda tawamu dan lebih memikirkan gosip murahan tentang dirimu Menumpas segala rasa sayang yang mulai tumbuh dan membiarkannya pupus diterjang waktu Dan sekarang aku tau. Tak semudah waktu waktu yang dahulu untukku mengucapkan kata rindu walau tak bisa kuingkari semua rasa itu Ada rasa tak pantas untukku tuk kembali mendampingi harimu Apalah dayaku? Aku tak seperti dirinya yang kini bisa lebih mengerti kamu Tak seperti dirinya yang lebih memahamimu dan membuatmu tersenyum selalu Hanya saja aku rindu Aku inginkan kita seperti dulu Menikmati indahnya setiap detik berlalu, menertawakan segala hal kecil yang orang anggap tak lucu, bahkan sampai memimpikan sesuatu yang rancu Aku ingin lagi menatap ...

Malam ini Sempurna

Gambar
     Dibawah kelamnya langit malam, dibalik dinding-dinding peraduan, dan disela angin yang bertiup indah. Kita kembali menjadi 2 insan yang sempurna di antara jarak yang memisahkan. Kau dan aku mencoba untuk saling menguatkan. Tak perduli aku sedang apa dan kau sedang apa, malam ini tetap menjadi malam kita. yang berhasil kita lukis dengan senyuman dari kejauahan. aruyasalsa Medan

Semangat untuk Kembali Melangkah

     Seperti fajar yang selalu mencoba menghangatkan bumi, aku punya teman-teman yang selalu membantku menguatkan hati. Yang mau menutupi segala kekurangan-kekurangan yang aku miliki dan membantuku keluar dari keterbatasan-keterbatasan yang mengukung diriku sendiri. Mereka yang dengan mudahnya melepaskan aku dari masalah-masalah yang menjelma menjadi bentuk penekan dari segala potensi yang aku miliki yang membiarkannya terkukung lalu mati.      Aku tau, memang begitu banyak rasanya cobaan berat yang harus aku hadapi. Tapi akhirnya aku mengerti, bahwa Tuhan tak akan membiarkanku menghadapi segalanya seorang diri. Dia mengirimkanku malaikat-malaikat kecil dalam sosok yang lain yang buatku baru menyadari bahwa mereka benar-benar hadir dalam kehidupan yang suci ini.      Tuhan selalu bersikap adil. Yakinlah Dia bukan hanya memberikan kebaikan-kebaikan itu hanya untukku saja. Sekarang lihat dirimu! Lihat lah orang-orang di sekelil...